Skip to main content
Pelajar Koding

follow us

Penjelasan Lengkap Cache Pada Cpu (Beserta Gambar)

Cache Memory yaitu komponen hardware atau software yang dipakai untuk menyimpan data di Penjelasan Lengkap Cache Pada CPU (Beserta Gambar)
Penjelasan Lengkap Cache Pada CPU

Cache Memory yaitu komponen hardware atau software yang dipakai untuk menyimpan data dimana pengambilan data dari komponen tersebut akan jauh lebih cepat. Biasanya data yang tersimpan didalam cache yaitu data yang paling sering dipakai atau paling sering dibaca oleh CPU.

Cache Memory merupakan komponen yang sangat penting di dalam sistem operasi lantaran dengan cache ini sistem akan bekerja lebih efisien dan lebih cepat. Contohnya, pada dikala kita membuka game untuk pertama kali, maka kita akan merasa lambat. Namun pada dikala kita membuka game untuk kedua kali dan seterusnya, maka kita akan merasa lebih cepat. Itu semua lantaran adanya cache.

Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan membahas cache yang berada di antara RAM dan CPU. Bagi Anda yang benar-benar ingin memahami cache lebih dalam, silahkan baca artikel ini hingga selesai !

1. Mengapa Perlu Cache ?

Cache Memory yaitu komponen hardware atau software yang dipakai untuk menyimpan data di Penjelasan Lengkap Cache Pada CPU (Beserta Gambar)
Kinerja CPU dan Harddisk

Sebelum membahas hal tersebut, saya akan menjelaskan wacana pengaksesan data pada CPU.  Bisa kita lihat ilustrasi diatas, kita semua tau bahwa kecepatan CPU itu sangat-sangat cepat. Sedangkan kecepatan Harddisk itu sangat-sangat lambat dibandingkan dengan CPU. Nah, masalahnya gimana kalo CPU ingin mengakses data dari harddisk ? Tentu akan sangat lambat ! Karena kecepatan transfer data antara CPU dan harddisk akan mengikuti kecepatan harddisk (mengikuti kecepatan yang paling lambat).

Cache Memory yaitu komponen hardware atau software yang dipakai untuk menyimpan data di Penjelasan Lengkap Cache Pada CPU (Beserta Gambar)
Kinerja CPU, RAM, Harddisk

Dari problem tersebut, kemudian munculah RAM. RAM berfungsi untuk menjebatani antara CPU dan Harddisk. RAM ini mempunyai kecepatan transfer data lebih cepat dari Harddisk tapi lebih lambat dari CPU. Dengan adanya RAM maka akan memungkinkan untuk mempercepat kecepatan transfer data antara CPU dan Harddisk.

Tapi ada problem gres yaitu bagaimana bila processor(CPU yaitu pecahan dari processor. Lebih lengkap wacana Perbedaan Processor, CPU, GPU, Microprocessor, dan Core) mempunyai banyak core. Seperti yang kita ketahui kini processor ada yang dual core, quad core, bahkan octa core. Bagaimana bila pada dikala bersamaan semua core yang ada meminta data dari RAM ? Maka RAM juga tidak akan dapat menangani semua undangan dari CPU !

Cache Memory yaitu komponen hardware atau software yang dipakai untuk menyimpan data di Penjelasan Lengkap Cache Pada CPU (Beserta Gambar)
Kinerja CPU, RAM, Harddisk, Beserta Cache

Nah itulah mengapa cache diharapkan ! Seperti pada definisi cache diatas, cache berfungsi semoga pengambilan data / transfer data dapat dilakukan lebih cepat lagi bahkan sangat cepat ! Makara pada dikala CPU ingin mengambil data dari RAM, CPU akan mencarinya terlebih dahulu didalam cache. Cache ini terletak diantara RAM dan CPU. Cache juga sering disebut STATIC RAM. Sedangkan RAM yang kita kenal biasanya sering disebut dengan DYNAMIC RAM. Namun, semoga gampang kita sebut saja cache dan RAM semoga tidak membingungkan.

 Nah untuk lebih terperinci bagaimana cara CPU mencari data di cache, kita harus pahami dulu jenis-jenis cache yang ada di antara CPU dan RAM.

2. Jenis-Jenis Cache

Cache Memory yaitu komponen hardware atau software yang dipakai untuk menyimpan data di Penjelasan Lengkap Cache Pada CPU (Beserta Gambar)
Jenis-jenis cache

Oke, ibarat yang sudah saya katakan, untuk memahami cara kerja cache, kita harus tau apa saja jenis-jenis cache yang ada pada CPU. Jenis-jenis cache ada 4 yaitu :
- Cache level 1
- Cache level 2
- Cache level 3
- Cache level 4
Cache level 1 dan level 2 berada didalam CPU serta mempunyai ukuran yang kecil yaitu hanya beberapa kb saja. Sedangkan Cache level 3 dan 4 berada diluar CPU serta mempunyai ukuran yang agak besar yaitu sekitar beberapa MB. Cache level 1 dan 2 mempunyai kecepatan yang lebih tinggi daripada cache level 3 dan 4.

3. Cara Kerja Cache

Setelah kita memahami jenis-jenis cache, kini saya akan menjelaskan bagaimana cara kerja cache.
Cache Memory yaitu komponen hardware atau software yang dipakai untuk menyimpan data di Penjelasan Lengkap Cache Pada CPU (Beserta Gambar)
Cara Kerja Cache

Anda dapat lihat gambar diatas, pada dikala CPU mencari data maka inilah proses yang terjadi :
1. CPU akan terlebih dahulu mencari data di dalam cache level 1
2. Apabila tidak ditemukan, maka CPU akan mencari data di cache level 2
3. Apabila tidak ditemukan, CPU akan mencari data di cache level 3
4. Apabila tidak ditemukan juga, CPU akan mencari data di cache level 4.
5. Apabila tidak ditemukan di cache level 4, gres CPU akan mengambil data dari RAM.
6. Kalau ternyata data tersebut juga tidak ada di RAM, maka CPU akan mengambil data dari Harddisk.
7. Setelah itu CPU akan memasukan data tersebut kedalam Cache Memory sehingga pada dikala CPU mencari data tersebut, CPU tinggal mengambil dari cache (Ingat, Cache mempunyai kecepatan yang sangat-sangat tinggi).
8. Apabila CPU harus memasukan data kedalam cache namun ternyata cache memory sudah penuh , maka terpaksa harus ada data yang dihapus didalam cache memory. Itulah yang disebut cache replacement yang akan dibahas di pecahan selanjutnya.

Itulah sebabnya mengapa pada dikala kita membuka kegiatan pertama kali, akan terasa lama. Tapi pada dikala kita membuka kegiatan yang sama untuk kedua kali atau ketiga kali atau seterusnya, maka akan terasa sangat cepat. Makara tak heran kalau cache ini sangat berperan penting dalam meningkatkan performa kecepatan komputer kita.

4. Apa Itu Cache Replacement Policies?


Seperti yang sudah dijelaskan di pecahan sebelumnya. Cache replacement adalah penggantian data pada cache memory yang dilakukan pada dikala cache memory penuh sedangkan CPU harus memasukan data ke cache memory. Penggantian data tersebut dapat dilakukan dengan aneka macam cara (algoritma). Berikut yaitu beberapa cara (algoritma) penggantain data pada cache memory :
1. Bélády's algorithm
2. First in first out (FIFO)
3. Last in first out (LIFO)
4. Least recently used (LRU)
5. Time aware least recently used (TLRU)
6. Most recently used (MRU)
7. Pseudo-LRU (PLRU)
8. Random replacement (RR)
9. Segmented LRU (SLRU)
10. Least-frequently used (LFU)
11. Least frequent recently used (LFRU)
12. LFU with dynamic aging (LFUDA)
13. Low inter-reference recency set (LIRS)
14. Adaptive replacement cache (ARC)
15. Clock with adaptive replacement (CAR)
16. Multi queue (MQ)
17. Pannier: Container-based caching algorithm for compound objects

Untuk lebih terperinci dapat lihat di : https://en.wikipedia.org/wiki/Cache_replacement_policies

Saya akan membahas salah satu dari algoritma-algoritma diatas yaitu algoritma First in First Out (FIFO). Seperti namanya, yang pertama masuk itulah yang pertama keluar. Pada dikala cache mempunyai data ibarat ini.
Data Cache : 2 4 3 1 6 5 9 2 6 7 3 3
Kita dapat cari data yang pertama kali masuk dulu. Yang pertama kali masuk yaitu data 2 (lalu diikuti dengan 4, 3, 1, dst). Makara pada dikala ada data yang masuk lagi, maka kita harus membuang dahulu data 2. Menjadi ibarat ini :
Data Cache : 4 3 1 6 5 9 2 6 7 3 3
Lalu gres data yang gres dapat masuk (Contoh 8) :
Data Cache : 8 4 3 1 6 5 9 2 6 7 3 3

5. Pentingnya Memperhatikan Cache Saat Membeli Smartphone/Laptop/Komputer

Cache Memory yaitu komponen hardware atau software yang dipakai untuk menyimpan data di Penjelasan Lengkap Cache Pada CPU (Beserta Gambar)
Membeli Komputer Dengan Benar

Setelah kita mempelajari cara kerja cache, tentu kita dapat menyimpulkan bahwa cache yaitu salah satu faktor yang sangat mempengaruhi kinerja smartphone/laptop/komputer kita daripada kapasitas RAM maupun banyaknya core pada processor. Makara dapat dikatakan, kalau kita sedang beli smartphone/laptop/komputer yang mempunyai kapasitas RAM yang besar dan processor yang tinggi namun cache yang kecil, itu sama aja komputer kita tetep lelet. hahaha.

Makara pada dikala membeli smartphone/laptop/komputer, PERHATIKANLAH cache yang ada pada processor tersebut. Carilah cache yang paling BESAR. Gimana caranya tau ukuran cachenya ? Praktis saja ! Berikut caranya :
1. Tulis di google merek processor yang ingin kalian cek. Berikut misalnya :
Cache Memory yaitu komponen hardware atau software yang dipakai untuk menyimpan data di Penjelasan Lengkap Cache Pada CPU (Beserta Gambar)
Ketik seri processor di google

2. Lalu cek spesifikasinya di website manufakturnya. Contoh saya pake intel, jadi saya cek di websitenya intel.
Cache Memory yaitu komponen hardware atau software yang dipakai untuk menyimpan data di Penjelasan Lengkap Cache Pada CPU (Beserta Gambar)
Buka website resmi manufakturnya

3. Lalu lihat pada pecahan cache.
Cache Memory yaitu komponen hardware atau software yang dipakai untuk menyimpan data di Penjelasan Lengkap Cache Pada CPU (Beserta Gambar)
Lihat dibagian cache

Nah dapat dilihat ukuran cache yang ada pada processor tersebut. Carilah ukuran yang besar !

Tapi, terus terang, saya tidak tahu cache yang dimaksud pada website jasus tersebut apakah itu cache level 1, atau 2, atau 3, atau 4. Karena tidak ada keterangan disana. Namun salah satu orang luar negeri menyebutkan bahwa yang tertera pada website tersebut yaitu cache level 3.

6. Kesimpulan

Cache yaitu salah satu komponen yang mempercepat trasnfer data antara CPU dan harddisk. CPU mempunyai kecepatan yang jauh lebih cepat daripada harddisk sehingga terpaksa CPU menyesuaikan kecepatan harddisk yang sangat lambat. Maka dari itu, munculah RAM yang menjembatani antara CPU dan harddisk. Namun sama saja, walaupun sudah ada RAM, kecepatan transfer data masih saja lambat. Akhirnya munculah cache atau sering disebut static RAM.

Cache ini ada 4 jenis yaitu cache L1, L2, L3, L4. Pada dikala CPU membutuhkan data, maka CPU akan mencari di cache level 1 terlebih dahulu, kemudian level 2, level 3, dan level4. Apabila tidak ditemukan, maka CPU akan mencari di RAM.  Dan apabila masih tidak ditemukan, maka cache akan mencari di harddisk. Setelah ketemu, data tersebut akan dimasukan kedalam cache semoga pada dikala diakses lagi, dapat lebih cepat.



sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/Cache_(computing)
https://www.quora.com/What-are-level-1-2-and-3-cache-memories
https://www.youtube.com/watch?v=Zr8WKIOIKsk
http://www.sysprobs.com/how-to-check-processor-cpu-cache-memory-in-windows-10-8
https://en.wikipedia.org/wiki/Cache_replacement_policies
Sumber http://komputer67.blogspot.com

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar